Bismillahirrahamannirrahim. Assalamualaikum wbt. Hi. Niat murni saya untuk menyambung pelajaran menemui kalimat keramat "Finally" hihi. Pst: Read about the 1st idea of "Sambung Study" > CLICK HERE Yes, I am a postgraduate student now. Freshly as a postgraduate student in Universiti Kebangsaan Malaysia - The National University of Malysia (UKM) weee!. I am in my very first week and all of my classes for this semester are online. It's so so so new to me and I don't think virtual classes are for me at least for now haha! This is my very first class which held on 05 March 2023 (Sunday). Yep, Sunday! My lecturer made the class earlier than when it supposed to be. Pembelajaran Bantuan Komputer, this is one of my fav subjects so far. So why UKM?. Because, UKM offered what I wanted. The programme I want and super convinience since I don't have to go there physically because the classes will be held in Kota Kinabalu AND ONLY IN SCHOOL HOLIDAY yay! But for...
Assalamualaikum wbt and hi everyoneeee! Kita raya 02 Mei 2022 kan hari tu? Sampai sekarang masih terkejut haha! Ingat betul aku malam raya tekejut tempoh hari, tikar masih bergulung, cat masih bawah tangga, ayam daging belum sampai, rumah tunggang langgang dan dengan tiba-tibanya esok raya! HAHAHAH! Tapi best eh ingat balik, kekelamkabutan itu menjadikannya lucu dan bermakna, esoknya buat chill buat cool, raya pertama adalah raya rehearsal kata kakakku yang menenangkan kekelamkabutan kami malam raya terkejut itu/ Anyhow, jom lah tengok gambar-gambar raya saya bersama keluarga dan rakan taulan di Kota Belud, Sabah. Yes, perlu dinyatakan sebab aku ada rakan-rakan dan keluarga (baca: sekolah) di Tawau, jadi itu lain entri lagi lah okei. Sebelum kita berhari raya, keluarga sekolahku ada buat iftar Jama'i dan inilah kami... Adore betul dengan camera Fujifilm Kak Andi, masuk wishlist terus :') Zafirah and Madihah. Blog sendiri, jadi haruslah letak gambar sendiri j...
Assalamualaikum wbt. Henlow marshmellow! I would say that my heart was like a doughnut after experiencing a terrible broke up. You know it, it has a hole in it. I woke up every morning with a hole in my heart, something the best I ever known just went missing, someone took it away harshly from me that the hole felt so unpleasant to bear. Exactly like this. Time takes time to heal it. So, I let myself pity myself. I let myself emphaty myself. Sometimes I feel okay, but sometimes I don't. Sometimes I feel like I already get over it, but sometimes my head just full with it. Sometimes I thought I've positively moved on, but sometimes I went back to zero in progress of moving on. Sometimes simple things made me crafted the smiles, but sometimes my tears drop on my pillow that every night I cried. Just like a doughnut, my heart was exactly like that. A piece of it is just meant to be taken away to make the whole point of what it's actually meant to be. That...
Just to announce that I have a tumblr account. Wow. It's my second account actually, but the first one I lost it. Lost it just like that. I just remember I ever had one but it's gone. Well, i created one. I just feel like tumblr is smartphone friendly where I can post everything using my phone on the spot. But, I still love my blog, this very blog, don't worry honey! So here is it. I would mostly post frequently on tumblr, I mean, I post fresh photos and stories and feelings there. Yes, before I get into deep monologue in this dearly blog. Introducing my other baby in expressing myself: a tumblr. https://ini-zafirahripin.tumblr.com/ and a huge pic of a girl who is crazy about being Hermione. #sorryzafirah 'till next post!
Assalamualaikum wbt.Hai. Pejam celik, pejam celik sebulan sudah aku berkurung dalam atap Tawau ini. Aku ok saja di sini. Aku sangat bijak dalam menghiburkan diri aku sendiri. Asalkan, makan dan minum aku tidak terputus bekalan dan data internet aku tidak kering, aku gembira saja di sini. Sebulan ini, aku macam biasa, buat hal-hal sekolah. Mengajar atas talian ini kelemahan terbesar aku dalam menempuhi cabaran bidang pendidikan dalam musim-musim pandemik ini. Masa sesi pembelajaran atas talian ini lah aku banyak merasakan diri aku ni kurang betul baktinya dalam mendidik anak-anak bangsa. Aku tidak cukup berupaya sehabis baik. Mungkin. Tidaklah juga aku nafikan, mengajar dari rumah ini agak rileks dan tawakkal aku lebih sebab anak-anak didik aku tiada depan mata. Tiada lontaran vokal dan emosi diperlukan. Sebagai cikgu baharu, ini kenikmatan bagi aku. Mengajar di sekolah bersua muka itu memenatkan. Tapi, berkesan dan puas. Sedangkan mengajar dan belajar dari rumah ini, tenang...
Comments